Kisah Perjuangan di Belakang Layar (The Behind of Story) Viralnya Sterillization Chamber ITTelkom Surabaya Pesanan Bu Risma Walikota Surabaya

Berikut Perjuangan di Belakang Layar (“Behind of The Story”) Pak Rektor dan Tim yang terjun langsung untuk mengharumkan nama ITTelkom Surabaya serta upaya nyata mewujudkan Tagline/Slogan Solution For The Nations

Kisah perjuangan yang mengharukan ini berawal dari request Bu Risma kepada Pak Rektor ITTelkom Surabaya untuk membuat human sterillization, semacam bilik yang jika manusia masuk ke dalamnya kemudian disemprot cairan disinfektan supaya steril dari virus, hal ini langsung direspond dengan cepat oleh Pak Rektor agar ITTelkom Surabaya mampu memberikan kontribusi bagi warga Surabaya khususnya setelah ditemukan 6 pasien positif covid-19 guna meminimalisir bahkan memutus mata rantai penyebaran pandemik covid-19 tersebut. Sebelum viral-nya Sterillization Chamber made in ITTelkom Surabaya di berbagai media televisi nasional maupun jagad social media lainnya, berikut kisah di belakang layar perjuangan pak Rektor dan tim yang coba kami sajikan untuk segenap civitas akademika ITTelkom Surabaya semuanya, khususnya mahasiswa ITTelkom Surabaya.

  1. Setelah Pak Rektor mendapat request dari Bu Risma Walikota Surabaya untuk pembuatan human sterillization tersebut langsung saat itu juga, beliau dan tim bergegas untuk belanja kebutuhan material
Gambar 1. Pak Rektor ITTelkom Surabaya langsung belanja kebutuhan material Sterillization
Chamber
Gambar 2. Tim Dosen turut membantu Pak Rektor belanja kebutuhan material Sterillization Chamber
Gambar 3. Ditengah kesibukan Tim Dosen menjalankan aktifitas TriDharma termasuk online learning disaat diterapkannya social distancing dan work from home, masih tetap bahagia membantu Pak Rektor untuk mewujudkan permintaan Bu Risma bagi Warga Surabaya
Gambar 4. Alhamdulillah…… Masih semangat 😊 Malah jalan jalan ke mall…. Sampai tokonya tutup
Gambar 5. Pak Rektor dan Tim Dosen Los gak rewel…..
Gambar 6. Sampe toko dan mall nya benar2 tutup baru pulang, salut dan terharu dg rekan2 yg berjuang di tengah covid-19, semoga ini menjadi amal jariyah pak rektor dan tim serta kita bersama untuk memberikan manfaat buat warga surabaya khususnya, masyarakat Indonesia pada umumnya 😭
Gambar 7. Perjuangan Pak Rektor dan Tim untuk membuat alat sterilizer… Bekerja hingga larut malam tak kenal lelah demi almamater dan bangsa 👍🏻👍🏻👍🏻🇮🇩🇮🇩🇮🇩
Gambar 8. Semangat tak kenal lelah, habis belanja langsung bekerja dan berkarya 💪🏻💪🏻💪🏻
Gambar 9. Hingga semangat itu tertular pada mahasiswa dan kita semua #arekittelkombangga 😎✊🏼✊🏼✊🏼🇮🇩🇮🇩🇮🇩
Gambar 10. Hingga rela meninggalkan keluarga di rumah utk beberapa hari, supaya karya nyata bisa diterima dan dimanfaatkan banyak manusia. Dosen dan pegawai lainpun yang pun ikut berkontribusi semampu mereka masing2. Terima kasih dukungan martabak nya…. Abaikan kaos kaki di sebelahnya…😅
Gambar 11. Mulai dari martabak hingga juz buah Naga, buat suplemen tim yg sedang bekerja dan berkarya… Bu Anti dkk…. Terimakasih kirimannya…
Gambar 12. Mari kita yang di rumah dan belum berbuat apa2 untuk almamater tercinta, kita bantu doakan mereka, supaya senantiasa dalam perlindungan dan penjagaan Nya. Pak Rektor mengucapkan terimakasih…. Bu KhoDijah dan semuanya kiriman logistiknya
Gambar 13. Mulai dari bekerja hingga sarapan bersama, perjuangan ini baru dimulai kawan 💪🏻💪🏻💪🏻
Gambar 14. Keesokan paginya mereka langsung kembali bekerja dan berkarya, karena setiap hitungan waktu yg terus berjalan, ada ratusan, ribuan atau bahkan jutaan manusia yang sedang menanti dan membutuhkan karya amal nyata ini sebagai bentuk ikhtiar dan tawakal menghadapi semua ujian Nya…
Gambar 15. Di tengah amanah dan kesibukan mereka sebagai kepala rumah tangga (suami & ayah), sebagai dosen (tenaga pendidik) yg tidak hanya dituntut untuk mengajar tetapi juga mendapat amanah utk mendidik sekaligus meneliti dan melakukan pengabdian masyarakat. Mereka pun berlomba2 memberikan kontribusi terbaik utk memajukan kampus almamater Cinta demi kemaslahatan kita bersama dan semuanya.
Gambar 16. Sabtu-Minggu (termasuk hingga hari ini) beliau2 tetap bekerja, meskipun weekend adalah waktu emas bagi mereka untuk berkumpul dan bercengkrama bersama keluarga tercinta yg 5 hari ditinggal bekerja. Mulai dari mikirin strategi kampus supaya Jaya hingga angkat2 Meja , maafkan kami pak yang belum bisa bantu apa2 😭😭😭
Gambar 17. Alhamdulillah, akhirnya pagi ini kerja keras & karya itu pun akhirnya rampung juga, kini amal nyata itu sudah dikirim dan sampai di rumah Ibu Wali Kota, semoga bisa bermanfaat untuk warga semuanya….
Gambar 18. Pesan Pak Rektor untuk kita semua termasuk para mahasiswa: “Orep ancen soro cak, lek gak gellem soro ojok orep” (Hidup ini memang susah/tidak mudah, jika tidak mau susah jangan hidup)

“Dibalik quote atau nasehat di atas yang selalu beliau sampaikan di setiap kesempatan mengandung makna”

  1. Hidup butuh perjuangan dan pengorbanan;
  2. Niat & Cara/Proses tidak akan pernah mengkhianati Hasil, begitupun sebaliknya;
  3. Berkontribusi tidak perlu nanti jika lulus, atau klo sudah menjadi orang sukses/besar, berkontribusi mulailah sejak dini dari sekarang;
  4. Kontribusi sederhana Anda menjadi mahasiswa ITTelkom Surabaya yaitu dimulai dari belajar yang rajin dan baik, disiplin dan aktif dalam perkuliahan, tugas kuliah dikerjakan secara maksimal, aktif berpartisipasi dalam berbagai kegiatan mulai dari ormawa, ukm, kepanitiaan, student staff, komunitas, seminar, workshop, lomba, peduli dan saling menjaga satu sama lainnya sesama mahasiswa ITTelkom Surabaya, Hormat (Tawadhu) kepada Orang Tua, Bapak/Ibu Guru atau Dosen, Saling mendoakan dan mendukung dalam Hal Positif dan Produktif utk seluruh Civitas Akademika ITTelkom Surabaya;
  5. Jika belum mampu berkontribusi, berkarya dan mengharumkan almamater tercinta, minimal jaga nama baik almamater kampus tercinta mulai dari hati, pikiran, tutur kata, perilaku dan perbuatan kita.
  6. Kampus ITTelkom Surabaya yang masih tergolong muda ini tentunya tidak bisa maju dan berkembang karena Rektor, Warek, Dekan, Wakil Dekan, Kabag, Kaprodi, Dosen dan pegawainya aja yang keren dan hebat. Tetapi justru dari Mahasiswa dan Alumninya;
  7. Terkhusus untuk kalian semua mahasiswa Angkatan Pertama (DM-18) dan Angkatan Kedua (DM-19) yang kami cintai, sayangi, banggakan dan rindukan karena Alloh SWT. Kampus ini memang masih banyak kekurangan, justru dari kalian semualah kami yakin dan optimis kampus ini akan berkembang, maju dan Jaya. Karena kalian sebagai mahasiswa “pelopor/pioneer” dapat menjadi calon2 LEADERS SUKSES di masa mendatang baik di BUMN/BUMS, Swasta dan Tecnopreneur/Digitalpreneur lainnya untuk skala lokal, nasional, hingga internasional.

HIDUP MAHASISWA!!!
“Dari Mahasiswa Oleh Mahasiswa Untuk Mahasiswa”

Mohon maaf mungkin coretan/report singkat ini yang bisa saya sumbangsihkan saat ini utk almamater tercinta, semoga kedepannya bisa berkontribusi lebih banyak lagi.

Mewakili pihak kampus mohon maaf bila masih banyak kekhilafan dan kekurang nyamanan kami dalam memberikan pelayanan pendidikan buat rekan2 mahasiswa semuanya baik dari segi sarana/fasilitas dan lainnya. Semoga kedepan kita bisa bergotong royong dan berkolaborasi untuk memajukan kampus ITTelkom Surabaya ini, karena suatu saat kalian lah yang akan meneruskan perjuangan kami baik di kampus ataupun bangsa di masa yang akan datang. Aamiin Yaa Rabbal Alamin 🤲🏻🤲🏻🤲🏻

Surabaya, 21 Maret 2020

BAGIAN KEMAHASISWAAN ITTELKOM SURABAYA

#yptelkom
#ittelkomsurabaya
#kampusmilenial
#digitalpreneur
#arekittelkombangga
#semuabisakuliahditelkom
#solutionforthenations
#bkittelkomsurabaya
#narasiperadabankampus

Leave a Reply

Your email address will not be published.